Kepada Awan yang seolah diam, menetap di satu tempat,
yang sebetulnya berarak, perlahan menjauh, kemudian hilang.
Kepada Udara yang seolah tiada, tak pernah terlihat kasat mata,
yang sebetulnya ada dan dirasakan, digunakan lalu dibuang.
Kepada Matahari yang seolah menyebalkan, terik panas tiada henti.
yang sebetulnya akan dirindukan, ketika ia tergulung suatu saat nanti.
Aku iri pada kalian, yang mencintai semesta dengan ketulusan, yang menjalani amanah penuh keikhlasan.
Bahkan tanpa diindahkan,
tak pernah dianggap ada,
tak pernah benar, selalu salah.
Ajari aku menjadi sebijak kalian,
seperti makhluk sejenisku,
Mohatmah Gandhi, Mario Teguh, dan sebagainya,
mereka yang mampu memahami ketulusan kalian,
bahkan tanpa bertanya sepertiku,
tanpa mengeluh sepertiku.
Ajari aku untuk itu. Hanya itu.
Setiap kita pasti memiliki mimpi masing-masing, kehidupan yang tak memiliki impian akan sangat membosankan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Senin, 06 Oktober 2014
Jumat, 03 Januari 2014
Meragu
Meragu
Sayang, masih adakah aku dihatimu ?
Maafkan aku yang meragu, sudah lelah aku meresah.
Bila hari tlah berlalu, senin berganti selasa, rabu dan
seterusnya.
Tanpa kabar, Tanpa pesan singkat.
Aku takut, perlahan
kita terbiasa.
Terbiasa tuk tak berhubungan,
Terlatih tuk saling melupakan.
Harus Bagaimanalah aku ?
Hadapi resah dihatiku yang tak terbiasa akan sikap dinginmu.
Maafkanlah aku,
Yang tergoda lelah yang tak bersudah,
Terperangkap jenuh karena sikapmu.
Harus Bagaimanalah Aku ?
Tergugu ikut membisu
Ingin membantah tapi terbata.
Taukah ? Disini (hati ini) , ada ruang yang berharap kau
kembali.
Ada ruang yang meragu pada rasamu yang saat ini.
Rabu, 25 Desember 2013
Lamunan
Sejatinya aku cemburu, pada mereka,
Yang berani jujur pada perasaan,
Yang tak perlu bersusah payah berbohong pada diri
sendiri,
Yang tak perlu berlari, malu tak kuasa kendalikan
emosi.
Jakrik, kodok dan pasukannya,
Seolah riuh bersorak, Jumawa.
Bersenandung dengan anggun.
Tenggelamkan jiwa semakin nelangsa.
Kian menjadi rasa gundah dalam hati,
Lelah dengan beban yang selalu ditutupi.
Tertumpuk tanpa pernah terselesaikan.
Terbalut tanpa pernah terobati.
Terjebak dengan rasa yang haus pembenaran.
Bolehkah aku berangan ?
Andaiku bisa bangkit dari khayalan.
Wujudkan cinta jadi kenyataan.
Jumat, 11 Oktober 2013
Cemburuku pada mereka.
Aku selalu terpojok pada satu ruang memori.
Ingatan yang amat mendalam,
Membuatku cukup paham.
Semakin lama,
Aku terjebak disituasi yang kian mencekam.
Terdampar pada padang yang bernamakan kehampaan.
Berlari namun tak ku temukan jalan.
Sembunyi tak juga temukan tempat nyaman.
Sungguh.
Sejatinya aku bosan.
Iri pada merpati yang berpasangan kesana kemari.
Juga Iri pada bintang.
Yang tangguh bersabar temani rembulan.
Meski bulan tak kunjung menyapa,
Hingga bintang jatuh kehabisan bara.
Ragaku Disini Jiwaku disana.
Jasadku Rapi, imajiku antah berantah.
Rasa yang salah
Tuhan, Sepertinya aku sedang jatuh cinta.
Namun (kembali) pada hati yang salah.
Sebegitu Rakuskah aku ? hingga yang kucintai selalu
termiliki.
Kenapa ya ? padahal Langit berwajahkan cerah.
Tapi aku terkurung nelangsa. Hingga tak sanggup ku
gambarkan
Busur panah dibibirku.
Langit yang saat ini ceria,
Seolah mengejekku yang bermuram durja.
Tak bisakah aku tertawa ?
Seperti Bayi yang tak perlu alasan untuk tertawa.
Seperti Bayi yang tak perlu alasan untuk tertawa.
Sabtu, 08 Juni 2013
AKU
Aku
Selalu bermimpi menjadi pemimpin
Selalu beangan-angan membahagiakan orang tua
Selalu mengkhayalkan menjadi orang kaya
Namun, trus saja aku mengeluh, trus saja aku
bermalas-malasan dan terus saja aku menadahkan tangan
Tanpa pernah menempah jasmani, tanpa pernah
mendidik rohani dan tanpa pernah meneguhkan hati.
Jadi siapakah aku ?
Tukang ngeluh tanpa malu
Tukang khayal tanpa modal
Tukang bual dengan jutaan tumbal.
Jadi harus bagaimanakah aku ?
Taukah ? mungkin sudah triliunan kali aku mengeluh,
triliunan kali aku berusaha
Namun, selalu saja aku kalah, dan kembali
mengeluh
Waktu tak pernah mau menungguku, aku tau akan hal
itu
Meskipun sakit rasanya, karena hobiku adalah
menunggu
Menunggu saat yang tepat untuk berubah
Selalu saja aku sabar untuk menunggunya
Mengisi semua kebosanan dengan malas-malasan,
guyonan, dan kesenangan
Tetap saja waktu tak pernah mendatangiku.
Aku muak, Aku marah, aku malu.
Karena aku
Aku semakin tua, Aku semakin berat, Aku semakin
tak berguna.
Sabtu, 25 Mei 2013
Mentari merah di pagi sunyi
Sengat mentari dipagi ini.
Selaksa alarm yang mencoba ingatkan mimpi,
mimpi yang telah lama terpatri dalam hati.
Seperti melodi yang bernyanyi,
mengiringi serpihan puzle memori,
yang mulai kembali
Menyemangati diri yang mulai letih,
oleh berbagai cobaan tanpa henti.
Menancapkan obor api,
Penyemangat jiwa yang mulai merintih.
Ingatkan semua mimpi yang ingin diraih.
mimpi yang telah tertanam lama dalam hati.
Tanpa mentari pagi ini,
mungkin aku tertidur.
Tertidur lama, menunggu mati
Terkubur dalam, didalam sunyi.
Mengubur semua mimpi yang ingin diraih.
Terimakasih atas mentari indah dipagi ini.
Merahnya menghangatkan morgana yang mulai basi.
Selaksa alarm yang mencoba ingatkan mimpi,
mimpi yang telah lama terpatri dalam hati.
Seperti melodi yang bernyanyi,
mengiringi serpihan puzle memori,
yang mulai kembali
Menyemangati diri yang mulai letih,
oleh berbagai cobaan tanpa henti.
Menancapkan obor api,
Penyemangat jiwa yang mulai merintih.
Ingatkan semua mimpi yang ingin diraih.
mimpi yang telah tertanam lama dalam hati.
Tanpa mentari pagi ini,
mungkin aku tertidur.
Tertidur lama, menunggu mati
Terkubur dalam, didalam sunyi.
Mengubur semua mimpi yang ingin diraih.
Terimakasih atas mentari indah dipagi ini.
Merahnya menghangatkan morgana yang mulai basi.
Rabu, 22 Mei 2013
Rasa yang nyata (Warna baru)
Dia begitu cantik dengan semua kegiatan menyibukkannya.
tetap cantik walau debu berusaha menutupi sinarnya.
Buku, mungkin mampu menenggelamkanku dalam luasnya khayalku.
namun tak pernah membuatku hanyut seperti senyummu.
Waktu seakan berdetak seirama denyut nadiku
perlahan membawa jiwaku pergi, jauh dari posisiku.
Aku mungkin gila, engkau tepat dibelakangku.
Namun tak benar-benar berani memandangmu.
ketika engkau jauh dari sudutku, justru membuatku walau sedetik ingin memandangmu.
Mengenalmu, membuatku tak mengenal diriku.
Siapa aku ?
Paranormal ? yang seakan melihat aura anggun disekitarmu.
Pelukis ? yang seakan menemukan inspirasi baru, ketika melihat senyum itu.
Atau, mungkin aku adalah orang yang baru dalam diriku.
yang sakit jiwa ketika mengenalmu.
ah entahlah, yang jelas, aku bukanlah aku yang dulu.
karena sekarang aku adalah aku yang baru.
Aku yang jatuh cinta.
tetap cantik walau debu berusaha menutupi sinarnya.
Buku, mungkin mampu menenggelamkanku dalam luasnya khayalku.
namun tak pernah membuatku hanyut seperti senyummu.
Waktu seakan berdetak seirama denyut nadiku
perlahan membawa jiwaku pergi, jauh dari posisiku.
Aku mungkin gila, engkau tepat dibelakangku.
Namun tak benar-benar berani memandangmu.
ketika engkau jauh dari sudutku, justru membuatku walau sedetik ingin memandangmu.
Mengenalmu, membuatku tak mengenal diriku.
Siapa aku ?
Paranormal ? yang seakan melihat aura anggun disekitarmu.
Pelukis ? yang seakan menemukan inspirasi baru, ketika melihat senyum itu.
Atau, mungkin aku adalah orang yang baru dalam diriku.
yang sakit jiwa ketika mengenalmu.
ah entahlah, yang jelas, aku bukanlah aku yang dulu.
karena sekarang aku adalah aku yang baru.
Aku yang jatuh cinta.
Rabu, 01 Mei 2013
Menanti Senja
Disana, adalah tempat dimana dulu kita bersama.
Waktu, dimana semua masih begitu indah.
Saat dimana cerita penuh dengan tawa.
Meski Kertas ini telah usang, memori didalamnya masih jelas terkenang,
Mungkin, karena cerita kita telah tersemat kokoh di benak ini
Hingga Dusta yang terjadi ketika aku berkata bahwa hayat ini telah lupa
Saat senja mulai samar dari sorot mata, hangat mentari seolah menyapa
Masih banyak hal yang lebih indah, cerita indah penuh warna dan makna
Saat hujan mulai reda dari derasnya yang melanda, air seakan berkata
Semua derita akan berkahir pada masa nya
Pada akhirnya diri ini takkan pernah lupa, tentang rasa yang pernah ada.
Hanya saja, aku percaya akan selalu ada senja yang lebih indah...
Waktu, dimana semua masih begitu indah.
Saat dimana cerita penuh dengan tawa.
Meski Kertas ini telah usang, memori didalamnya masih jelas terkenang,
Mungkin, karena cerita kita telah tersemat kokoh di benak ini
Hingga Dusta yang terjadi ketika aku berkata bahwa hayat ini telah lupa
Saat senja mulai samar dari sorot mata, hangat mentari seolah menyapa
Masih banyak hal yang lebih indah, cerita indah penuh warna dan makna
Saat hujan mulai reda dari derasnya yang melanda, air seakan berkata
Semua derita akan berkahir pada masa nya
Pada akhirnya diri ini takkan pernah lupa, tentang rasa yang pernah ada.
Hanya saja, aku percaya akan selalu ada senja yang lebih indah...
Tuhan Izinkan Aku Mengadu :')
Begitu Indah engkau lukiskan senyum diwajahnya.
Begitu Sempurna engkau tempah akhlaknya hingga menjadi sosok anggun yang nyaris sempurna.
Melihatnya saja serasa diselimuti oleh sejuknya senja.
Mengamatinya seperti menghayati arti dari dunia.
Terpancar Jelas Aura muslimah yang terpahat diwajahnya.
Berharap dugaan ini adalah benar bahwa ia wanita sholeha.
Sedemikian Teduh Jiwa ini kala melihat senyum indahnya.
Tuhan, inikah yang disebut-sebut sebagai cinta ?
Jika Cinta ini adalah salah,
Biarkanlah ia tenggelam dalam lupa.
Jika Diri ini belum pantas untuknya, maka tempah lah,
Hingga aku sebanding untuknya
Potongan dari kisah
#"Tuhan Bolehkah aku mengadu ?" -
By : Agung Dermawan
Sabtu, 09 Februari 2013
Surat Rahasia II
Mengagumimu adalah aktivitas ku sehari-hari.
Jutaan kali aku mengingatmu dalam sehari/
Semua tentangmu, aku peduli,
Namun ada satu hal yang pura-pura tak ku sadari.
Ialah Mengagumimu seseorang yang telah termiliki.
Perlahan namun pasti, aku mundur dari tempatku berdiri.
Tempat dimana aku mengamatimu dengan pasti,
Tempat dimana aku mengamati senyummu yang penuh arti.
Mungkin aku hanyalah seorang pecundang (iya), yang hanya berani mengagumimu dari sini
Dari kejauhan, di tempat yang tak pernah kau amati :)
Rabu, 19 Desember 2012
Iseng-Iseng Nulis :D
Saat Saat yang paling berat adalah ketika kita
mempunyai masalah, dan masalah tersebut tak bisa kita tanggung sendiri,
namun ketika kita bercerita kepada orang lain, orang lain hanya bisa
mendengarkan (Bukan Memahami) , Bercerita = Memperburuk Keadaan , Diam =
Membiarkan masalah tersebut tetap tumbuh dan membesar
This World So Cruel !
- Agung Dermawan -
terkadang kita merasa bahwa dunia ini tak adil , dan terkadang kita juga merasa dunia ini sangat kejam.
Namun kita tidak pernah sadar, Hikmah dibalik cobaan tersebut, Hikmahnya adalah pada saat itulah kita bisa membedakan yang mana teman dan yang mana sahabat :D
This World So Fair !
-Agung Dermawan -
Tidak Jarang Kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, dan mendapatkan hal yang sangat kita tidak inginkan , namun seperti yang sering kita dengar "TUHAN MEMBERIKAN YANG KITA BUTUHKAN BUKAN YANG KITA INGINKAN" , jadi pada intinya Percayalah bahwa setiap ada tanda negatif terdapat tanda positif di dekatnya
This World So Myterious
-Agung Dermawan-
This World So Cruel !
- Agung Dermawan -
terkadang kita merasa bahwa dunia ini tak adil , dan terkadang kita juga merasa dunia ini sangat kejam.
Namun kita tidak pernah sadar, Hikmah dibalik cobaan tersebut, Hikmahnya adalah pada saat itulah kita bisa membedakan yang mana teman dan yang mana sahabat :D
This World So Fair !
-Agung Dermawan -
Tidak Jarang Kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, dan mendapatkan hal yang sangat kita tidak inginkan , namun seperti yang sering kita dengar "TUHAN MEMBERIKAN YANG KITA BUTUHKAN BUKAN YANG KITA INGINKAN" , jadi pada intinya Percayalah bahwa setiap ada tanda negatif terdapat tanda positif di dekatnya
This World So Myterious
-Agung Dermawan-
Senin, 17 Desember 2012
Untuk Kamu :)
Untuk Kamu :)
Mencintaimu adalah hal yang sangat indah,
![]() | |
| (Meski Bukan aku dibalik alasan senyummu, aku bahagia) |
Entah sampai kapan aku harus menunggu,
Lelah adalah musuh yg harus ku lawan ,
Aku hanya harus bertahan membuktikan kesetiaan ,
Takkan pernah aku
menyesal meski ini akan sia-sia,
Ini adalah resiko
untuk mendapatkanmu,
Indahnya senyummu seakan menguatkanku,
Namun tak bisa dipungkiri aku sedikit terluka
Dan terkadang aku,
Renungkan untuk bertahan atau lepaskan
Ingatanku tentang senyummu, kembali menguatkanku
Walau aku tau aku akan hancur karena menunggu,
Aku tetap menunggu,
Tak ada alasan tuk kabur,
Inilah pilihanku
menunggumu hingga engkau mengusirku
Minggu, 25 November 2012
Karena Guruku ( aku menjadi aku )
Guruku,
Tulisan Ini semua tentangmu
Tentang Jasamu mendidikku, Mengajarkanku, Tentang Pelajaran
bahkan kehidupan.
Semua Tentangku, tak luput darimu.
Semua Kenakalanku yang dulu, yang seringkali membuatmu kesal
Tak pernah Memudarkan Kesetiaanmu untuk Mendidikku
Karena Guruku. Sekarang aku menjadi aku.
Tanpa Guruku Aku Tetaplah Aku,
Namun, Aku Yang Jauh lebih Buruk Daripada aku yang sekarang
Aku yang malas, Aku Yang Nakal.
Ku Pikirkan Seribu Kata Untuk Menyampaikan Terimakasihku
Padamu ( Guruku ).
Pada Tulisanku Yang Singkat ini,
ku sampaikan Satu Terimakasih Namun Setulus Hati Padamu.
Yang Mendidikku, Hingga aku menjadi aku
#AD
Special Hari Guru Indonesia (25 November)
Guru TK = Bu siska (TK XAVERIUS PAGARALAM)
Guru SD = Bu Sri, Pak adi, Pak Broto, Pak Petrus, Pak Agus,
Pak Toyok, Mom Betty ( SD XAVERIUS PAGARALAM )
Guru SMP = Pak Wayan, Pak Mikael, Pak Toyok, Pak Pur, Pak
Adi, Pak Ipon, Buk Marta, Mom Betty, Mis Lusi, Buk Maria, Buk Kiki ( SMP
XAVERIUS )
Guru SMA = ada 88 nama Guru ( Yang Mengajar dan tidak
Mengajarku, Namun Semuanya Mendidikku )
Buk Ernawati, Buk Hernawati, Pak Zidni, Pak Ein, Buk
Yanqueta, Buk Karni, Buk Hiliani, Pak Ibnu, Pak Azhar, Pak Burhan, Buk Tri, Buk
Siregar, Mom Martha, Buk Batu Bara, Buk Titin, Pak silalahi, Buk ramena, Buk
Heriyati, Buk Siti aminah, Buk Lusi, Buk ana , Pak AAN, Pak Ardi, Sir
Mariyanto, Mom rika, Mom Adel ( Dulu mis Adel ) , Buk Lili, Pak nugroho, Mom
Suryati, Pak Noprimansyah, Buk Halimah, Buk Septi, Buk Yurma, Buk Dewi Marlinda,
Buk Ismalah dewi , Pak Markus, dan yang lain
Guru LES = Sir Didi
Guru Ngaji = Ustad Mak yus, Ustad deni, Ustad Ranto, Ustad
taufik, Ustad Riri, Ustad Devi, Ustad Arnel, dan Ustad ustadzah yang lain
-MARS GURU-
TERIMAKASIH GURUKU
KU UCAPKAN
PADA GURUKU YANG TULUS
ILMU YANG BERGUNA SLALU DI LIMPAHKAN
UNTUK BEKALKU NANTI
Kamis, 22 November 2012
Surat Rahasia
Kepada Engkau Yang Jauh Disana.
Yang Bahkan Tak Pernah Memandangku.
Disini Ada Jiwa Yang setia,
Jiwa Yang tulus mengkhawatirkanmu.
Jiwa yang berusaha memahamimu.
Meski Dari jauh,
Mencintaimu adalah hal yang sangat indah.
Tak Pernah Ku berharap
kau tau bahwa aku mengagumimu,perhatikanmu,menyayangimu.
Hanya inginkan kau tau, disini ada yang memperhatikanmu,tulus menyayangimu,meski dari jauh.
Di surat yang berharga yang ku sebut surat rahasia,
Ku Untaikan semua kata penuh kagum untukmu.
#AD
Jumat, 09 November 2012
Maaf Untuk Luka
Kata-Katamu Seakan Menusukku
Kau Bicara seakan akulah yang paling bersalah
Namun Ku akui aku memang Salah
Lidahku tak terjaga,emosiku meraja lela
Aku,dan hanya akulah yang pantas menderita
Aku,akulah orang yang seharusnya tersiksa
Maaf,maafkan aku yang selalu salah
Maaf,Maafkan aku yang tlah membuatmu berlumur luka
Andai,Andai aku sempat berkata
Ku akan menjelaskan semua,
kesalahpahaman yang menghancurkan hubungan kita
Notes : Kejujuran yang pahit lebih baik dari kebohongan yang manis !!!
Sabtu, 17 September 2011
Kotak Kecil Ingatan
Dalam Kotak kecil engkau tuliskan 1000 untaian,
Kata2 kenangan yg berwujud tulisan,namun terlihat seperti berlian di ingatan__
Dalam Kotak kecil engkau sampaikan 1000 ungkapan ,yg kubaca dan kudapatkan 1000 penyesalan__
waktu trus berlalu,dan akhirnya kw temukan penggantiku,
aku tak tw bagaimana caramu menghapusku dengan cepat dihatimu...
aku hanya bisa menjaga kotak kecil itu,kotak kecil yg paling berharga bagiku
Kata2 kenangan yg berwujud tulisan,namun terlihat seperti berlian di ingatan__
Dalam Kotak kecil engkau sampaikan 1000 ungkapan ,yg kubaca dan kudapatkan 1000 penyesalan__
waktu trus berlalu,dan akhirnya kw temukan penggantiku,
aku tak tw bagaimana caramu menghapusku dengan cepat dihatimu...
aku hanya bisa menjaga kotak kecil itu,kotak kecil yg paling berharga bagiku
Kamis, 08 September 2011
Meski Dia Bukan Aku
“Meski dia bukan aku”
Ketika aku diberi 1000 permintaan
Aku hanya ingin kw tw disini aku ada,setia menunggumu ,meski ku tw kw tlah tak mengharapkanku..
Disaat engkau lelah tak berdaya,ku ingin engkau tw aku disini ada, untuk melindungimu dari semua bahaya…
Ketika engkau jenuh dan mengeluh sendiri,aku ingin engkau tw bahwa sebenarnya disini aku ada dan ikhlas mendengarkan semua keluh kesahmu..
Ketika aku dihadapkan dengan alat yg bisa memutar waktu,aku hanya diam terpaku karena Aku tak ingin kembali ke masa lalu walaupun aku tw disana aku bisa memperbaiki kesalahanku padamu…
Dan ketika engkau mencoba bertanya mengapa aku tak mw memutar waktu,aku kan menjawab karena aku sangat menyayangimu.
Dan ketika engkau kebingungan karena jawabanku, aku akan berkata jika aku tak pantas bagimu,karena aku tw disana telah ada pangeran baru yg lebih pantas bagimu yg tak membutuhkan pemutar waktu,karena dia tak akan pernah menyakitimu………
Notes : Aku bahagia melihatmu bahagia,meski karena dia bukan aku
Rabu, 20 April 2011
Sampah Dalam Bayangan
Padahal Aku hidup Ditengah Cahaya,
Tetap Merasakan Kegelapan,Kesunyian Dan Kesepian,
Semua Yang Kulakukan Adalah Kesalahan,
Mencoba Belajar Dari Pengalaman ,Malah Memperkeruh Keadaan.
Mencoba Tuk Bertahan,Namun HAti ini Tlah Bosan.
Hanya Bisa Menangis Dalam Rintihan.
Bermimpi Melakukan Kebaikan Didalam Angan
Hanya Bisa Menyesali Kehidupan
Tanpa Ada Tindakan.
Jumat, 26 November 2010
Sejuta tanya Untuk Cinta
Apa Ku harus Tersenyum ,Ketika ku tw kw sedang memikirkan dia ?. ...
Apa ku harus tertawa ketika kau coba hibur diriku dengan penuh canda dan tawa ?....
Apa Ku harus Merasa legah ketika kw berkata bahwa dirimu tlah melupakan dia ?.......
Apa ku Harus ! Apa ku harus melupakanmu dan perlahan menghapus bayanganmu dari hidupku ! ......
Bagaimana ku bisa lupa ketika kw pikirkan dia disaat kw bersamaku ?.......
Bagaimana ku bisa menangis ketika air mataku habis untuk menyesali kenyataan hidupku??? ...
Bagaimana Bisa ! Bagaimana Bisa kw berfikir ku bisa melupakan itu !
Kapan kw akan sadar bahwa aku hancur dan terluka disini ?.....
Kapan Kw akan sadar bahwa aku tersesat dalam lubang hati yang tak bercahaya ini?
Kapankah kw akan sadar ! kapan kw akan sadar bahwa kw tlah hancurkan hatiku hingga tak bersisa. . .!
Mengapa ketika ku mulai percaya padamu,kw malah remuk kepercayaan itu ?...
Mengapa Tak dari dulu sebelum ku terjebak dalam cinta palsumu ?......
Kw Renggut tawaku,kw hempaskan senyumku, dan kw rantai pintu hatiku, hingga ku berfikir tiada maaf lagi bagimu
Langganan:
Postingan (Atom)
